Senin, 11 Maret 2019

Sunnatullah

apa yang dimaksud dengan sunnatullah?
seperti apa contoh dari sunnatullah itu?
apa hubungan iman dengan sunnatullah?

mari kita bahas dengan lebih dalam mengenai sunnatullah, menurut wikipedia sunnatullah itu adalah tradisi Allah dalam melaksanakan ketetapanNya sebagai Rabb yang terlaksana di alam semesta atau dalam bahasa akademis disebut hukum Allah 

 sedangkan menurut suaramuslim.net Sunnatullah terdiri dua kata dari bahasa Arab, sunnah dan Allah. Sunnatullah adalah hukum-hukum Allah atau ketentuan-ketentuan Allah yang berlaku atas segenap alam (termasuk berlaku pada tatanan kehidupan manusia) yang berjalan secara tetap dan teratur, baik untuk manusia yang dulu maupun yang akan datang. Terdapat 13 ayat dalam Al Quran yang menjelaskan tentang sunnatullah. diantaranya sebagai berikut:

Allah SWT berfirman:

لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ ۚ وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ الْاَوَّلِيْنَ

“Mereka tidak beriman (berpandangan dan bersikap hidup) kepadanya (Al Quran) padahal telah berlalu sunnatullah terhadap orang-orang terdahulu.” (Q.S. Al-Hijr: 13).
Allah SWT berfirman:

مَا كَانَ عَلَى النَّبِيِّ مِنْ حَرَجٍ فِيْمَا فَرَضَ اللّٰهُ لَهٗ ۗ سُنَّةَ اللّٰهِ فِى الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ ۗ وَكَانَ اَمْرُ اللّٰهِ قَدَرًا مَّقْدُوْرًا

“Tidak ada keberatan apa pun pada Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah Allah pada nabi-nabi yang telah terdahulu. Dan ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku”. (Q.S. Al-Ahzab: 38).
Allah SWT berfirman:
سُنَّةَ اللّٰهِ فِى الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ ۚ وَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّةِ اللّٰهِ تَبْدِيْلًا

“Sunnatullah yang (berlaku juga) bagi orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan engkau tidak akan mendapati perubahan pada sunnatullah.” (Q.S. Al-Ahzab: 62).
Allah SWT berfirman:

اسْتِكْبَارًا فِى الْاَرْضِ وَمَكْرَ السَّيّیٴِ ۗ وَلَا يَحِيْقُ الْمَكْرُ السَّيِّـئُ اِلَّا بِاَهْلِهٖ ۗ فَهَلْ يَنْظُرُوْنَ اِلَّا سُنَّتَ الْاَوَّلِيْنَ ۚ فَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّتِ اللّٰهِ تَبْدِيْلًا ۚ وَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّتِ اللّٰهِ تَحْوِيْلًا

“Karena kesombongan (mereka) di bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu hanya akan menimpa orang yang merencanakannya sendiri. Mereka hanyalah menunggu (berlakunya) sunnah (ketentuan) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka kamu tidak akan mendapatkan perubahan bagi Allah, dan tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi sunnatullah itu.” (Q.S. Fatir: 43).

Allah SWT berfirman:
فَلَمْ يَكُ يَنْفَعُهُمْ اِيْمَانُهُمْ لَمَّا رَاَوْا بَأْسَنَا ۗ سُنَّتَ اللّٰهِ الَّتِيْ قَدْ خَلَتْ فِيْ عِبَادِهٖ ۚ وَخَسِرَ هُنَالِكَ الْكٰفِرُوْنَ
“Maka iman mereka ketika mereka telah melihat azab Kami tidak berguna lagi bagi mereka. Itulah sunnatullah (ketentuan) Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan ketika itu rugilah orang-orang kafir.” (Q.S. Ghafir: 85).

Berdasarkan ayat-ayat tersebut maka sunnatullah adalah hukum, ketentuan, undang-undang, teori, ajaran (qadha dan qadar) dan atau kebiasaan (cara) Allah dalam menetapkan tata kelola alam semesta, berlaku untuk tata kelola alam fisik maupun tata kelola kehidupan manusia global.

Sunnatullah adalah ketentuan Allah yang berlaku terhadap semua ciptaan-Nya, bersifat tetap tidak berubah sejak dulu sampai sekarang. Umat manusia dituntut meneliti untuk mencari hubungan sebab akibat segala fenomena alam semesta dan hasil temuannya bisa dijadikan sebagai solusi kemaslahatan hidup manusia (QS. Ali Imran: 137).

Hubungan antara iman (pandangan dan sikap hidup menurut ajaran Allah) dengan sunnatullah

  1. Sunnatullah adalah bagian dari orientasi iman setiap mukmin, atau bagian rukun (pokok) keimanan.
  2. Sunnatullah berlaku global tidak berubah sepanjang jaman untuk semua mahluk dan semua umat baik yang beriman “bil haq” maupun yang beriman “bil bathil”.
  3. Seruan penelitian di perguruan tinggi identik dengan Al Quran Surah Ali Imran: 137

Contoh Sunnah atau ketetapan Allah antara lain:
  • Selalu ada dua kondisi saling ekstrem (surga-neraka, benar-salah, baik-buruk)
  • Segala sesuatu diciptakan berpasangan (dua entitas atau lebih). Saling cocok maupun saling bertolakan.
  • Selalu terjadi pergantian dan perubahan antara dua kondisi yang saling berbeda.
  • Perubahan, penciptaan maupun penghancuran selalu melewati proses.
  • Alam diciptakan dengan keteraturan.Alam diciptakan dalam keadaan seimbang.
  • Alam diciptakan terus berkembang.
  • Setiap terjadi kerusakan di alam manusia, Allah mengutus seorang utusan untuk memberi peringatan atau memperbaiki kerusakan tersebut.
  • Adanya kelahiran dan kematian
 sekian beberapa pengertian, contoh serta hubungan iman dengan sunnatullah. Semoga informasi yang telah saya sampaikan di atas bisa bermanfaat bagi pembaca bila masih terdapat kesalahan dari kata - kata atau kekurangan - kekurangan yang lain saya mohon maaf. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa mencari lebih banyak referensi pada buku atau media informasi lainnya.

informasi yang telah disampaikan di atas dikutip dari beberapa link berikut ini:
https://id.wikipedia.org/wiki/Sunnatullah
https://suaramuslim.net/hubungan-iman-dengan-sunnatullah/
https://islamislami.com/2017/12/27/sunnatullah-dan-beberapa-contohnya/

Senin, 04 Maret 2019

Perbedaan Kebenaran dan Kebetulan

Pernahkan Anda ditanya akan sesuatu hal yang nantinya menimbulkan jawaban benar atau betul?
menurut Anda apakah makna kata benar dan betul itu sama?
tentu saja maknanya sama tetapi pernahkah Anda berfikir bila kita menempatkan imbuhan ke-an pada kata benar dan betul akan menimbukan makna yang berbeda. baiklah mari kita bahas lebih dalam lagi.
arti dari kata kebetulan adalah  suatu tindakan atau kejadian yang tidak sengaja terjadi
sedangkan kebenaran adalah persesuaian antara pengetahuan dan objek bisa juga diartikan suatu pendapat atau perbuatan seseorang yang sesuai dengan (atau tidak ditolak oleh) orang lain dan tidak merugikan diri sendiri. Jadi itulah perbedaan antara kebenaran dan kebetulan. kalau diuraikan lagi menurut agama Islam kebenaran itu dibagi menjadi 2 yaitu:
1.Kebenaran Sementara
2.Kebenaran mutlak

1.Kebenaran sementara adalah kebenaran yang dilandasi dengan fakta-fakta, dapat atau mudah diindra  dan dapat dirubah. Contohnya seperti teori evolusi yang dibuat oleh ilmuan yang bernama
Charles Darwin yang kemudian ditentang oleh Harun Yahya.

Kedua tokoh ini lahir dan hidup di dua masa yang berbeda. Charles Darwin lahir tahun 1809 dan meninggal 1882, sedangkan Harun Yahya lahir tahun 1956.
Meski hidup pada abad berbeda, keduanya memiliki minat dan fokus dalam membahas hal serupa, yakni asal-usul makhluk hidup di bumi.

Darwin terkenal dengan teori evolusinya setelah ia menerbitkan buku berjudul The Origin of Species pada 1859. Hampir 150 tahun kemudian, tepatnya pada 2007, Harun Yahya menerbitkan buku berjudul The Atlas of Creation.

Dengan terbitnya buku itu, nama Harun Yahya kemudian dikenal banyak orang karena ia dengan berani mengajukan pemikiran yang berseberangan dengan Charles Darwin.
Melalui tulisan dan DVD-DVD-nya, Yahya menjabarkan teori penciptaan atau kreasionisme berdasarkan pemaknaannya terhadap ajaran Islam. Atas upaya inilah, namanya kemudian selalu dikaitkan atau identik dengan teori penciptaan atau kreasionisme Islam yang mengkritik habis-habisan teori evolusi Darwin.

Harun Yahya bahkan dijuluki sebagai pioner kreasionisme Islam. Tak sedikit orang yang kemudian membandingkan pemikiran dari kedua tokoh yang saling berseberangan ini.


Perbedaan utama antara teori Charles Darwin dan teori Harun Yahya terletak pada tesisnya mengenai asal-usul suatu spesies. Darwin menyebut spesies saat ini berasal dari spesies sebelumnya. Adapun Yahya menyebut tiap spesies berbeda dan memang dengan sengaja diciptakan masing-masing oleh Tuhan.

Jika didalami secara saksama dan disimpulkan secara singkat, Yahya tidak sudi dengan anggapan bahwa manusia berasal dari kera. Begitulah kira-kira pendapat Yahya sebagai salah seorang yang kontra terhadap teori Darwin. 

Ketidaksepakatan bersama terhadap teori Darwin itulah yang kemudian melahirkan gagasan kreasionisme atau teori penciptaan yang menjadi antitesis terhadapnya. Salah satu orang gencar membantah teori Darwin pada masa ini adalah Harun Yahya.

kisah Harun Yahya dan Charles darwin merupakan salah satu contoh dari kebenaran sementara, masih banyak lagi contoh tentang kebenaran sementara. Anda bisa mencari contoh lainnya di buku atau sumber informasi lainnya.

2.kebenaran mutlak adalah kebenaran yang didasari oleh keimanan. contoh dari kebenaran mutlak adalah sunnatullah. Apakah itu Sunnatullah?

Sunnatullah adalah kebiasaan atau cara Allah dalam mengatur alam dunia. Di dalam Alquran surah Ar-rahman dikatakan,

Artinya "Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keseimbangan)." (QS ar-Rahman [55]:7).

Secara istilah, kamus besar Indonesia juga mendefinisikan bahwa sunnatullah sebagai hukum-hukum Allah yang disampaikan kepada umat manusia melalui para rasul, undang-undang keagamaan yang ditetapkan oleh Allah yang termaktub di dalam Alquran, dan hukum alam yang berjalan tetap dan otomatis.

Dalam Alquran kata sunnatullah dan yang semakna dengannya seperti sunnatina atau sunnatul awwalin terulang sebanyak 13 kali. Seluruh kata tersebut mengacu kepada hukum-hukum Allah yang  berlaku  kepada masyarakat. Seperti misalnya dalam surah QS al-Ahzab [33]:  38, 62), QS al-Fathir [35]; 43), dan QS Ghafir [40]: 85).

contoh dari sunnatullah adalah hukum Allah yang Allah berikan kepada air dan ukuran makhluk yang hidup di bumi yang ukurannya sangat kecil dibandingakan arsy Allah.Hukum Allah yang diberikan kepada air yaitu air hanya akan mengalir ke tempat yang lebih rendah. Dan ukuran makhluk di bumi sangat kecil dibanding Arsy Allah karena Arsy Allah saja telah disebutkan sebagai kubah bagi alam semesta,kubah itu seperti tenda. Jadi semua alam semesta dinaungi oleh Ars. Ars juga merupakan atap bagi seluruh makhluk, Ars Allah juga dipikul oleh malaikat adapun jarak antara daun telinga dengan bahunya sejauh perjalanan 700 tahun. Dari pemaparan ini dapat kita simpulkan bahwa betapa kecilnya manusia tersebut dibandingkan dengan Arsy Allah yang tidak lain posisinya ada dibawah Allah atau lebih kecil dari Allah.

jadi, perbedaan antara kebenaran mutlak dan kebenaran sementara adalah  kebenaran sementara adalah kebenaran yang dilihat fakta dan kebenarannya terlebih dahulu baru beriman, sedangkan kebenaran mutlak adalah kebenaran yang didasari keimanan terlebih dahulu baru melihat fakta-fakta dan kebenaran.




informasi diatas  dikutip melalui link-link berikut ini:
https://id.wikipedia.org/wiki/Kebenaran
https://kumparan.com/@kumparansains/teori-evolusi-charles-darwin-vs-harun-yahya-1152927430
https://www.republika.co.id/amp_version/o4y9465






Sunnatullah

apa yang dimaksud dengan sunnatullah? seperti apa contoh dari sunnatullah itu? apa hubungan iman dengan sunnatullah? mari kita bahas den...